Dandim 0624/Kab. Bandung Dukung Penuh Program Strategis Nasional Presiden

Kab. Bandung, - Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Inf Tinton Amin Putra, S.E., menyampaikan paparan penting mengenai dukungan penuh terhadap program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto dalam acara “Konsolidasi Daerah Sebagai Tindak Lanjut Dukungan Terhadap Program Pemerintah” di Gedung Budaya Soreang, Selasa (5/8/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip.,M.Si., Ketua DPRD Kab Bandung Ibu. Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono SH., S.I.K., MH., CPHR, perwakilan Lanud Sulaiman, Forkopimda, para kepala OPD Pemkab Bandung, para Camat, para Danramil, Babinsa, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, para Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Bandung, serta peserta lainnya.

 

Letkol Inf Tinton Amin Putra menekankan peran TNI dalam mendukung program pemerintah, sesuai UU No. 34 tentang TNI yang mencakup operasi perang dan non-perang. Beliau menyorot program ketahanan pangan sebagai program unggulan pemerintah, sejalan dengan penekanan Presiden RI agar setiap daerah mandiri dalam hal ketahanan pangan.

 

Menyoroti potensi lahan di Kabupaten Bandung, Dandim mengungkapkan adanya 26.000 hektar lahan tidak terpakai. Kodim 0624/Kab. Bandung telah tiga kali melaksanakan program penanaman lahan tidak terpakai pada Juli 2025. Program ini sangat relevan dengan program MBG yang membutuhkan pasokan beras signifikan (200 kg/hari atau 6 ton/bulan). Oleh karena itu, penanaman padi di lahan tidak produktif menjadi solusi untuk mendukung program MBG dan perputaran ekonomi lokal.

 

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan peran TNI dalam melatih 30.000 SPPG (asumsi: Satuan Petani Pengelola Gabah) untuk mendukung keberhasilan program MBG. Beliau mengajak Camat dan Kepala Desa untuk berkolaborasi dengan SPPG di wilayah masing-masing.

 

Letkol Inf Tinton Amin Putra dalam paparannya juga menekankan pentingnya kolaborasi antar seluruh pihak. Suksesnya program-program pemerintah, termasuk di Kabupaten Bandung, bergantung pada koordinasi dan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan seluruh unsur pemerintahan daerah. TNI dan Polri siap mengawal program Pemkab Bandung sebagai aparat keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Dandim. (Pen)